Drilling Technologies

9 INSIDEN TERKENAL YANG TERJADI DI DUNIA SEPAKBOLA

Hampir setiap orang pasti memiliki ‘momen’. Hal ini tentu mengacu pada setiap insiden yang terjadi secara singkat didalam hidup anda dan tak terlupakan. Bisa momen tersebut merupakan momen yang baik, buruk, menghibur, menyesalkan, kontroversial, inovatif, mengubah hidup atau benar-benar memalukan.

Umumnya yang terjadi didalam skenario ini adalah kejadian tersebut mendefinisikan bagaimana anda merasakannya saat itu dan begitu seterusnya. Orang-orang yang telah menyaksikannya akan selalu ingat dan mungkin tidak akan pernah melupakannya. Bagi kita sebagai orang-orang normal, mungkin hanya segelintir orang yang mengetahui rahasia insiden tersebut.

Begitu juga yang dialami oleh para pesepakbola. Didalam era digital ini, semua orang memiliki akses yang tak terbatas ke rekaman sehingga tidak ada alasan mereka untuk melarikan diri dari ‘momen’ tersebut. Oleh karena itu, para pesepakbola ini akan selalu diingat karena telah melakukan momen-momen tertentu meskipun mereka mungkin berprestasi ataupun gagal didalam dunia sepakbola.

Didalam beberapa kasus, kemungkinan para pesepakbola ini akan terus dipuji dan ditiru oleh fansnya atau mereka akan mendapat cemoohan dari para ‘haters’. Dan inilah 9 insiden terkenal yang terjadi di dunia sepakbola, diantaranya adalah :

1. Eric Cantona – Tendangan Kungfu

Dia dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Manchester United dan mempunyai temperamental yang sangat buruk. Saat bertanding melawan Crystal Palace, ia terkena kartu merah lantaran dengan sengaja menjegal kaki salah satu bek Palace. Cantona pun berjalan menuju terowongan dan salah satu fans Palace berlari menuju ke arahnya lalu melontarkan cemoohan kepadanya.

Tanpa banyak bicara, Cantona langsung melayangkan tendangan kungfunya sebagai pembalasan. Beberapa fans MU secara jelas melihat momen konyol tersebut dan Cantona pun menerima larangan bertanding selama 8 bulan. Dia kemudian menyatakan jika melakukan hal tersebut sebagai ungkapan rasa kekesalan yang besar dan juga mengakui bahwa momen tersebut adalah sebuah kesalahan.

2. Roger Milla – Selebrasi Gol

Beberapa pesepakbola yang memasuki usia 38 tahun akan mempertimbangkan karirnya untuk segera pensiun, Milla malah sibuk membantu Kamerun mencapai perempatan final di ajang Piala Dunia 1990. Mereka adalah tim Afrika pertama yang mencapai perjalanan sejauh itu. Milla berhasil mencetak 4 gol dan menjadi salah satu pemain terbaik didalam turnamen tersebut serta menjadi salah satu pemain Afrika pertama yang diakui secara internasional.

Saat ia berhasil mencetak gol, ia pun melakukan selebrasi dengan berlari ke pojok bendera serta melakukan tarian. Tingkah lakunya kemudian yang menginspirasi pemain lain untuk melakukan selebrasi dengan versi mereka sendiri.

3. Diego Simeone – Kartu Merah Beckham

Sebelum menjadi pelatih di Atletico Madrid, nama Diego Simeone telah dikenal oleh dunia dengan cara yang dramatis. Ia terjatuh setelah ditendang oleh David Beckham didalam pertandingan Piala Dunia 1998 saat Inggris melawan Argentina.

Tendangan itu sebagai balasan Beckham kepada Smeone yang sebelumnya telah melanggar dirinya, namun sayang, Beckham harus mendapat kartu merah. Simeone pun memprovokasi wasit agar Beckham dikeluarkan dari lapangan. Didalam ajang Piala Dunia 2002, Argentina harus tersingkir di penyisihan grup. Salah satu kerugian Argentina adalah mereka harus menelan kekalahan 1-0 dari Inggris melalui tendangan pinalti Beckham. Beckham pun tertawa nyengir ke arah Simeone.

4. Roberto Baggio – Gagal Mengeksekusi Pinalti

Baggio dianggap sebagai pemain terbaik Italia pada Piala Dunia 1994. Dia berhasil memimpin Italia dengan mencetak 5 gol di sepanjang turnamen yang menyebabkan Italia maju ke babak final melawan Brazil. Setelah bermain imbang di sepanjang permainan, skor masih 0-0. Hal ini tentu harus diselesaikan dengan cara ‘adu pinalti’ untuk menentukan siapa jawara sebenarnya.

Baggio dan Italia tidak akan pernah melupakan insiden yang satu ini. Ia bertugas untuk mengambil dan menjadi penentu pinalti terakhir bagi Italia namun sayang, pinalti-nya melebar keatas melewati mistar gawang. Seluruh dunia melihat kesedihan yang mendalam dari muka Baggio dan para pemain Brazil tampak sibuk merayakan kemenangannya. Ini adalah salah satu insiden yang paling mengejutkan dalam sejarah Piala Dunia.

5. Diego Maradona – Tangan Tuhan

Gol ‘Tangan Tuhan’ Diego Maradona adalah salah satu insiden yang paling kontroversial dalam sejarah sepakbola dunia. Dalam pertandingan perempatan final Piala Dunia 1986, ia berhasil mencetak 2 gol terkenal saat melawan Inggris. Gol kedua dianggap sebagai salah satu gol terbaik di dunia dan oleh sebab itulah ia bisa dikenal dunia.

Saat ia melompat seakan-akan ingin menyundul bola, ia justru memukul bola itu dengan tangannya dan terciptalah gol. Golnya tetap disahkan oleh wasit meskipun menuai protes dari para pemain Inggris. Argentina pun lolos untuk melangkah ke babak selanjutnya.

6. Antonin Panenka – Panenka Penalty

Ia dikenal dunia karena ‘Panenka Penalty’ yang khas. Pada final Kejuaraan Eropa 1976, Cekoslowakia dan Jerman Barat melakoni adu pinalti. Panenka bertugas mengambil pinalti kelima yang dimana ia berpura-pura untuk menembak ke sisi gawang namun dengan cara yang lembut menendang bola ke tengah gawang setelah kiper Jerman menebak arah yang salah. Golnya dipuji karena Panenka mengeksekusinya dengan santai dan menjadi penentu kemenangan bagi timnas Cekoslowakia. Cara ‘Panenka Penalty’ telah ditiru oleh sejumlah pemain termasuk Zinedine Zidane.

7. Luis Suarez – Aksi Menggigit

Sudah bukan rahasia lagi jika Suarez suka sekali ‘menggigit’ pemain lawan selama pertandingannya. Dia pernah menggigit pemain PSV, Otman Bakkal saat membela Ajax dan diskors. Saat berseragam Liverpool, ia menggigit pemain Chelsea, Branislav Ivanovic dan mendapatkan suspensi dari FIFA.

Dalam ajang Piala Dunia 2014 lalu, Suarez menggigit pemain Itali Giorgio Chiellini dan atas insiden tersebut, ia pun mendapat larangan bermain yang cukup lama pada tingkat internasional dan klub. Meskipun demikian, hal itu tidak menghentikan Barcelona menggaet dirinya. Ia pun mendapat banyak julukan dari para masyarakat dan yang paling terkenal adalah ‘Dracula’.

8. Zinedine Zidane – Tandukan ke Materazzi

Dia sebelumnya telah mengumumkan akan mengundurkan dirinya setelah ajang Piala Dunia 2006 berakhir dan berhasil memimpin negaranya mencapai final untuk melawan Italia. Dia diharapkan agar dapat pensiun dengan karir yang indah bersama Prancis. Dalam ajang tersebut, Zidane membuat ulah yang tak lazim.

Secara tak sengaja, kamera menyorot ke Zidane yang tengah cekcok mulut dengan bek Italia, Marco Materazzi dan kemudian Zidane menanduk dada Materazzi. Wasit pun melihat dan memberikan kartu merah kepada Zidane sehingga Zidane melangkah keluar lapangan.

9. Mario Balotelli – ‘Why Always Me?’

Mario Balotelli telah menjadi topik pembicaraan utama saat dirinya tiba di sepakbola Inggris. Balotelli selalu berbuat ulah yang aneh-aneh sehingga selalu ada sesuatu untuk membicarakan dirinya. Saat melakoni pertandingan derby antara Manchester United kontra Manchester City, Balotelli sukses melesakkan gol setelah itu ia berdiri mematung dan dengan tenang mengangkat jerseynya untuk memperlihatkan kalimat yang tercetak ‘Why Always Me?’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *